Pantangan

Pantangan



Gaya Hidup

Diabetes mellitus banyak diyakini sebagai penyakit turunan dan juga penyakit nan menjangkiti orang-orang dengan gaya hayati nan tak mengindahkan kesehatan. Kalau diabetes ini sebagai penyakit turunan, anak-anak nan orangtuanya mengidap diabetes, harus berhati-hati dan sejak dini diajarkan bagaimana hayati sehat. Tanpa pengetahuan bagaimana menjalani kehidupan nan sehat, anak-anak ini akan merasa tersesat. Mereka akan mencontoh apa nan ada di lingkungannya.

Agar apa nan mereka lihat itu memang sahih merupakan pola hayati sehat, maka semua orangtua dan dewsa nan ada di lingkungan anak, harus mau dan semangat melakukan berbagai usaha agar anak-anak mereka terhindar dari diabetes. Banyaknya anak-anak nan mengidap penyakit ini, sebenarnya membuat banyak pihak risi dan sangat prihatin. Anak-anak nan terkena diabetes akan semakin terbatas geraknya kecuali ia melakukan berbagai langkah kendali diri agar tak membuat penyakitnya tambah parah.

Pola makan nan baik itu seperti makanan nan dikonsumsi oleh monyet. Susunan tubuh manusia nan tak terlalu jauh dari monyet, dapat menjadi lebih segar dan sehat serta lincah kalau makan makanan nan dimakan oleh monyet. Berbagai jenis buah menjadi salah satu asupan nan baik. Selain itu, kandungan karbohidrat nan dibutuhkanm oleh tubuh dapat didapatkan dari sumber lain selain nasi. Singkong dan jenis umbi-umbian lainnya.

Tidak sulit menerapkan pola makan nan sehat ini. Yang dibutuhkan ialah pembiasaan. Pembiasaan ini akan membuat anak-anak menjadi terbiasa dan tak terlalu tertarik dengan makanan cepat saji. Makanan cepat saji itu terkenal dengan sumber kalori dan sumber gula nan tinggi sehingga dapat mempengaruhi kadar gula. Tubuh akan cepat lemas. Kalau tubuh lemas tidak berdaya, kegiatan nan membutuhkan energi nan cukup, tak akan dapat dilakukan dengan baik.

Pengetahuan tentang gizi seimbang dan tentang kesehatan pada umumnya memang harus dikuasai agar tak terjebak kepada keterpaksaan menyuntikan insulin. Sungguh bukan sesuatu nan menyenangkan kalau harus menyuntikan insulin ke tubuh. Harga dan ekuilibrium kesehatan akan menjadi taruhannya. Akan sangat baik kalau insulin ini bukan menjadi sesuatu nan harus dipikirkan. Untuk itulah sebelum diabetes menyerang, pola hayati sehat harus diterapkan.

Pola hayati sehat itu, misalnya, tak begadang, tak banyak makan besar sebelum tidur, berolahraga secara teratur, makan buah dan sayur, dan menghindari makanan tinggi kalori, tinggi gula, dan mempunyai teman atau sahabat nan baik agar tak kesepian dan mudah stres. Stres akan mengakibatkan otak memerintahkan kepada tubuh buat makan tinggi karbohidrat dan makanan nan mempunyai cita rasa asin. Kadar gula dan garam tinggi ini akan mengakibatkan diabetes dan darah tinggi.

Indikasi bahwa pola makan dan pola hayati nan diterapkan itu bagus ialah setiap pagi buang air besar secara teratur, mudah, lancar, tak ada hambatan, sekali mengejan jatuh, dan tak lama. Buang air kecil dalam volume dan frekwensi nan normal dan tak terlalu sering ataupun tdiak terlalu banyak. Tidur nyenyak dan bebas stres,



Pantangan

Beberapa pantangan makanan bagi penderita diabetes melitus di antaranya adalah:

1. Sumber Karbohidrat Tinggi
Makanan tinggi karbohidrat merupakan oknum penyebab gula darah seseorang naik drastis. Oleh sebab itu, konsumsinya harus sinkron dengan anjuran dokter. Makanan nan berkarbohidrat tinggi antara lain beras putih dan segala olahannya seperti nasi, bubur, dan lontong.

Gantilah makanan pokok tersebut dengan bahan lain nan kandungan karbohidratnya lebih rendah seperti beras merah, sereal, dan oatmeal. Kentang sudah dikenal sebagai pengganti nasi nan baik, selama pengolahannya tak dengan cara digoreng. Namun tetap, porsinya harus sinkron dengan anjuran dokter.

2. Mie, Spagheti dan Roti
Makanan di atas jelas tak termasuk golongan makanan buat Diabetes Melitus. Bahan pembuatnya nan terdiri atas tepung gandum dan juga tepung beras sangat banyak mengandung karbohidrat dan berisiko meningkatkan kadar gula darah. Mengkonsumsinya harus sinkron dengan anjuran dokter, dan sebaiknya Anda bijak buat tak melanggarnya.

3. Kafein dan Alkohol
Alkohol tak bagus buat hati dan pankreas nan bertugas memproduksi hormon insulin. Hindari segala jenis minuman nan mengandung alkohol dan juga kafein. Akibat nan dibawa oleh kedua jenis minuman ini terhadap penyakit DM selalu buruk.

Minuman ringan nan mengandung bahan kimia pun bukan jenis minuman nan baik buat dikonsumsi oleh pasien DM. Mereka hanya akan memperberat kerja hati dan juga ginjal.

Sebenarnya, penderita DM masih boleh mengkonsumsi berbagai makanan enak lainnya. Mitos bahwa penderita Diabetes makanannya selalu tak enak ialah salah. Hanya saja, diharapkan pasien DM mau berdisiplin dalam mengkonsumsi berbagai makanan terutama nan berisiko meningkatkan kadar gula dalam darah mereka.

Selain menjaga makanan buat Diabetes mereka, Norma berolahraga agar kalori berlebih bisa terbakar ialah sangat dianjurkan. Jadi, kunci sehat bagi penderita DM ialah mengatur asupan makanan dan olahraga ringan setiap hari. Mudah bukan?



Makanan buat Diabetes

Makanan buat penderita diabetes biasanya jenis makanan nan mengandung lemak dan karbohidrat sedikit. Secara umum, tak ada jenis makanan nan dipantang bagi penderita diabetes. Namun, porsi asupannya saja nan dibatasi.

Oleh karena itu, jangan cepat berputus harapan ketika Anda mendapat vonis diabetes. Jangan pula merasa kehidupan ini menjadi getir ketika Anda mendapat nasihat buat mengurangi porsi makanan favorit. Memang, kenikmatan duniawi Anda terpaksa harus dikurangi sehubungan dengan dideritanya penyakit ini.

Akan tetapi, itu bukan berarti telah terjadi kiamat pada diri Anda. Pengaturan makanan buat diabetes, nan harus anda jalani dimaksudkan buat mengendalikan kadar gula darah Anda.

Makanan buat Diabetes
Berikut ini ialah beberapa jenis bahan makanan nan baik dikonsumsi penderita penyakit diabetes.

1. Sayur-mayur

Selain kaya serat, semua jenis sayuran memiliki kalori rendah. Jenis makanan nan kaya serat akan membuat perut Anda cepat merasa kenyang hingga dapat mengurangi asupan nasi.

2. Buah-buahan

Buah-buahan memiliki banyak kecenderungan dengan sayur. Buah-buahan banyak mengandung serat, rendah lemak, dan rendah kalori. Selain itu, buah-buahan mengandung gula alami nan tak akan membuat gula darah Anda melonjak naik dengan cepat. Namun, ada beberapa jenis buah nan tak baik dikonsumsi penderita diabetes, misalnya durian.

3. Biji-bijian

Biji kacang kedelai atau kacang polong memiliki kadar serat nan akan membantu Anda merasa kenyang dalam waktu nan nisbi lebih lama. Sementara itu, kacang-kacangan juga merupakan sumber protein dan sumber lemak botani nan berguna buat kesehatan jantung.

Lemak botani telah terbukti mampu mengurangi resistensi insulin. Dengan demikian, gula darah dapat lebih mudah dikontrol. Kacang-kacangan juga mengandung vitamin E dan magnesium. Keduanya bisa membantu mengatur gula darah Anda dan mengandung suatu antioksidan nan mampu melindungi sel-sel mata.

4. Olive Oil

Kandungan lemak nan dimiliki olive oil dipercaya sanggup membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan mengurangi resistensi insulin hingga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

4. Sereal atau Oatmeal

Sereal atau oatmeal dapat digunakan sebagai menu sarapan sehat dan enak. Sereal juga mengandung serat tinggi nan baik dan dapat dijadikan sebagai sumber energi. Sereal atau oatmeal ini, selain menjadi makanan baik bagi penderita diabetes, cukup baik buat menjaga kesehatan jantung.

5. Ikan

Ikan merupakan salah satu makanan nan dapat dijadikan sumber protein dan mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak omega 3 terbukti baik buat kesehatan jantung dan membantu menghindarkan diri dari kolesterol jahat.

Lazimnya, seseorang nan menderita penyakit diabetes akan memiliki kadar HDL (kolesterol baik) dalam jumlah nan sedikit. Mengonsumsi ikan nan memiliki kandungan asam lemak omega 3, akan membantu mengurangi kolesterol dursila pada tubuhnya.

Meskipun demikian, olah raga teratur juga merupakan hal krusial nan harus tetap dilakukan oleh tiap penderita diabetes. Setidaknya, biasakan buat jalan-jalan pagi selama 1 atau 2 jam.


advertisements

Tips Sehat

advertisements