yang aman

yang aman

Punya mobil memang enak, mau kemana-mana lebih mudah, tak harus duduk berdesakan di dalam angkot atau Bis kota. Tapi, punya mobil juga berarti Anda harus mau merawat dan menjaga mobil agar tetap nyaman dan kondisi baik buat bisa dikendarai. Dalam perawatan dan pembersihan mobil, sabun cuci mobil yang digunakan tak boleh salah.

Sabun cuci mobil nan akan digunakan dalam merawat dan membersihkan mobil tak boleh sembarangan. Jika salah memakai sabun cuci mobil maka akan mempercepat kerusakan pada mobil, seperti warnanya cepat menjadi kusam dan cat mobil mengelupas.



Sabun cuci mobil nan aman

Berikut ini beberapa hal nan harus diperhatikan dalam menggunakan sabun cuci mobil nan kondusif digunakan dalam merawat dan membersihkan mobil, yaitu:

  1. Memakai sabun cuci mobil nan memang dijual spesifik buat mencuci mobil. Pada umumnya sabun cuci spesifik buat memeberihkan mobil ini memilki pH atau taraf keasaman nan balance dan tak merusak mobil terutama pada rona dan lapisan cat pada mobil.
  1. Hindari memakai sabun cuci mobil dari bahan lain seperti detergen , shampo rambut ataupun sabun nan biasa dipakai buat membersihkan perabotan rumah tangga. Bahan-bahan ini tak cocok dipakai sebagai sabun cuci mobil dan dapat merusak permukaan dan lapisan cat mobil dalam jangka waktu nan lama.
  1. Saat menggunakan sabun cuci mobil ini, gunakan spon nan memang dibuat spesifik buat mencuci dan membersihkan mobil. Hindari pemakaian spon maupun busa nan biasa dipakai buat membersihkan perabotan rumah tangga sebab bahan dasarnya berbeda dan jauh lebih kasar.
  1. Setelah memakai sabun cuci mobil ini, bilas dan siram mobil dengan segera. Membilas atau mencuci mobil lebih bagus jika air nan digunakan ialah air nan mengucur kencang dengan selang . Arah membilas juga harus diperhatikan, yaitu dari arah atas mobil ke arah bawah agar kotoran dan sabun cuci mobil terbilas dengan baik.

Selain sabun cuci mobil, faktor lain nan krusial buat diperhatikan dalam membersihkan dan merawat mobil ialah kualitas air nan digunakan. Hindari penggunaan air nan mengandung banyak kaporit maupun logam sebab bisa merusak lapisan dan permukaan cat mobil.

advertisements

Tips Sehat

advertisements