Menghilangkan Bekas Luka nan Sudah Lama

Menghilangkan Bekas Luka nan Sudah Lama

Berbagai artikel tentang tips menghilangkan bekas luka pun sudah banyak ditemukan di berbagai media. Jika Anda ingin mencoba, tak ada salahnya. Namun, tetaplah selektif dalam memilih tips menghilangkan bekas luka agar tak menimbulkan iritasi pada kulit.



Tips Menghilangkan Bekas Luka Bakar

Mungkin Anda pernah mengalami luka bakar dampak terkena kompor, tertumpah minyak goreng, tersenggol wajan panas di atas kompor, atau luka bakar lain nan ringan. Sebenarnya, jika Anda menangani luka bakar tersebut sejak awal dengan benar, bekas luka nan ditimbulkan bisa diminimalkan.

Begitu mengalami luka bakar, langsunglah rendam luka tersebut dengan air bersuhu normal buat menghilangkan suhu panas di area luka. Setelah suhu di area luka mendingin, langsung oleskan salep spesifik luka bakar nan dapat di beli di apotek.

Jika di rumah tak memiliki persediaan salep, pertolongan pertama nan bisa dilakukan ialah mengolesi luka tersebut dengan pasta gigi. Pasta gigi nan mengandung mint akan mendinginkan rasa panas pada luka. Setelah itu, segeralah beli salep luka bakar dan oleskan pada luka agar luka tak menimbulkan bekas.



Menghilangkan Bekas Luka nan Sudah Lama

Jika luka lama masih menimbulkan bekas, berikut ini beberapa tips menghilangkan bekas luka nan sudah menutup dan kering.

1. Air Kayu Api

Di beberapa daerah, ada nan menggunakan air dari kayu nan dibakar buat menghilangkan bekas luka. Kayu bakar tersebut dibakar dengan barah dan akan mengeluarkan air. Teteskanlah air tersebut ke bekas luka. Lakukan berulang-ulang, pasti bekas luka tersebut akan menghilang.

2. Minyak Biawak

Di daerah Kalimantan, masih banyak penduduk nan menggunakan minyak biawak sebagai obat penghilang bekas luka. Begitu luka mengering, langsung oleskan minyak biawak di area bekas luka tersebut.

Untuk menghilangkan bau minyak biawak nan sangat menyengat, gunakan pasta gigi nan dioleskan dibagian atas luka setelah pengolesan minyak biawak tersebut. Minyak biawak dapat didapatkan dengan mudah di penjual-penjual minyak biawak di pinggir-pinggir jalan kota Banjarmasin.

3. Bawang Putih

Bawang putih mengandung antibiotik alami nan dapat membantu menghilangkan bekas luka pada kulit. Caranya, dengan menggosokkan bawang putih nan telah dikupas pada area bekas luka dua kali sehari setelah mandi. Lakukan berulang-ulang hingga bekas luka menipis dan menghilang.

4. Pare

Tumbuklah buah pare dan ambillah sarinya.Campur sari dari parutan pare tadi dengan tepung beras sehingga berbentuk seperti pasta. Oleskan pasta ini pada bekas luka nan telah dibersihkan dengan air hangat. Lakukan pengolesan secara teratur sampai bekas luka hilang.

5. Telur

Bagian telur nan dapat digunakan buat menghilangkan bekas luka ialah putih telur. Pisahkanlah putih telur dari kuningnya. Campur putih telur tersebut dengan madu lalu oleskan pada bekas luka.

6. Daun Kapuk Randu

Tahu daun kapuk randu, kan? Daun kapuk randu juga berkhasiat menghilangkan bekas luka. Caranya, cuci daun kapuk randu dengan air hangat bersih. Tumbuklah daun kapuk randu ini sampai halus, kemudian oleskan pada bagian bekas luka.

Untuk kulit sensitif, biasanya akan menimbulkan gatal. Jika muncul rasa gatal, segera hentikan pemakaian daun kapuk randu ini dan cobalah tips lain menggunakan bahan nan tak menimbulkan alergi di kulit Anda.

Jenis-jenis Luka

Setiap manusia niscaya pernah terluka sebab berbagai sebab. Sebelum membahas lebih lanjut ada baiknya kita mengulas ngupas tentang difinisi luka terlebih dahulu. Luka merupakan jaringan kulit dan daging nan rusak secara paksa hingga mengalami pendarahan, dampak faktor luar misalnya jatuh, tergores, tertusuk dan benturan nan keras. Luka juga dapat disebabkan oleh material panas seperti kena api, cairan kimia dan radiasi.

Luka nan diderita memiliki berbagai strata kerusakan. Masing-masing jenis luka membutuhkan pengobatan nan berbeda pula. Ada nan tiga hari saja sembuh, ada pula nan berminggu-minggu baru pulih. Berikut ini merupakan klarifikasi tentang jenis luka :

  1. Luka luar

Luka luar jaringan rusak nan lokasinya berada di jaringan kulit luar. Misalnya di lutut, kaki, lengan dan seputarnya. Bentuk luka luar dapat kulit tergores dan mengelupas baik kulit maupun jaringan dagingnya dan ditandai keluar darahnya dari area nan terluka.

Luka luar masuk kategori ringan seperti tergores dapat disembuhkan dengan povidone iodine cair nan berfungsi sebagai antiseptic. Caranya antiseptik cair dioleskan pada luka nan sudah dibersihkan dengan kapas. Atau dapat ditutup dengan plester nan mengandung antiseptik.

Namun jika lukanya tergolong dalam dan merobek sampai bagian bawah jaringan kulit. Kondisi seperti ini memerlukan tindakan medis lebih lanjut misalnya jaringan nan robek dirapatkan lagi dengan cara dijahit.

  1. Luka bakar

Jenis luka kedua ialah luka sebab terkena api, material panas dan cairan kimia nan dapat menimbulkan sensasi terbakar apa bila terpapar pada anggota tubuh. Luka sebab terbakar dapat dikenali secara visual, yakni melepuh dan berair, area nan luka berubah menjadi gelap. Karakter kulit bekas luka bakar biasa sulit berubah menjadi hitam atau kusam dan sulit dipulihkan lagi.

Bahkan luka bakar dengan kerusakan nan berat, kulitnya berubah total dan menimbulkan keloid atau jaringan nan tumbuh di atas luka.

  1. Luka dalam

Pengertian luka dalam ialah kerusakan jaringan nan terdapat dalam tubuh manusia. Misalnya fraktur atau patah tulang, luka pada organ pencernaan dan lain sebagainya. Luka dalam dapat disebabkan oleh banyak faktor, ada sebab benturan hebat, virus dan gaya hayati manusia nan tidak sehat.

Luka dalam tidak dapat dilihat oleh mata, diagnosanya melalui alat bantu kedokteran. Proses penyembuhannya pun memakan waktu nan agak lama. Apalagi pada kasus fraktur, butuh minimal 6 bulan agar jaringan pada tulung menyatu lagi.

  1. Memar

Tingkat cedera nan paling rendah ialah memar dan terkilir merupakan hal biasa nan kerap terjadi sebab terbentur benda keras atau ada konvoi otot nan melebih beban.

Ciri luka memar dapat dilihat dari bentuk area lukanya nan berwarna pucat gelap bahkan terkadang membengkak sebab ada jaringan nan rusak di dalamnya sehingga mengganggu peredaran darah. Memar dapat sembuh sendiri atau juga dibantu dengan obat luar misalnya ditempel koyo, diolesi balsam dan minyak lawang dan apapun nan menimbulkan rasa hangat.



Tips Merawat Luka

Jika Anda atau siapa saja terluka, jangan dianggap remeh. Luka sekecil apapun ternyata menyimpan resiko nan tidak sepele. Luka nan dibiarkan tanpa pengobatan nan baik, dapat menjadi pintu masuk bagi bibit kuman berbahaya. Berikut ini tips ringkas merawat luka luar agar cepat sembuh.

  1. Bersihkan dengan air

Luka baru sebab jatuh dari sepeda atau karena lain. Sebaiknya terlebih dahulu bersihkan dengan air bersih, agar kotoran nan inheren pada luka keluar semua. Jangan bersihkan luka dengan alcohol sebab akan menimbulkan rasa nan panas dan menyakitkan walau hanya sebentar, selain itu alkohol akan menimbulkan sensasi panas pada luka.

Setelah Luka higienis dari kotoran, olesi dengan poviden iodine cair, pada seluruh luka. Tujuanya buat membunuh kuman-kuman nan terbawa oleh kotoran.

  1. Balut dengan perban

Luka nan agak dalam sebaiknya ditutup dengan perban agar pendarahannya berhenti. Pilihlah kain kasa nan masih seteril dan olesi dengan cairan antiseptik atau tutup dengan kasa nan mengandung iodine. Sebisa mungkin ganti perban sehari sekali, agar luka tetap higienis dan steril.

  1. Jaga agar tetap kering

Tahap kedua ialah jaga kondisi luka agar tetap kering, jika kain kasa basah sebab kena air dan cairan lain, secepatnya diganti dengan perban nan baru dan steril. Luka nan dibiarkan basah, dapat mengakibatkan infeksi nan lebih parah.

Tips Merawat luka bakar ringan

Cara merawat luka bakar sedikit berbeda dengan menangani luka terbuka. Luka bakar memiliki karakter dan meninggalkan bekas luka nan permanent. Berikut ini sedikit kait merawat luka sebab terbakar.

  1. Dinginkan

Jika Anda terluka sebab terkena air panas, strika atau kesenggol knalpot. Langkah pertama ialah dinginkan luka dengan air dingin nan mengalir. Tujuannya ialah agar panas nan dirasakan cepat hilang diresap oleh air.

  1. Obati dengan livertran

Area nan terluka sebab panas biasanya menggelembung di dalamnya berisi cairan tubuh. Sebenarnya fungsi gelembung itu ialah proses pendinginan alami nan dilakukan oleh tubuh. Biarkan gelembung itu pecah sendiri. Ketika gelembung tersebut pecah olesi dengan salep livertran / obat spesifik luka bakar. Tutup luka bakar dengan kain perban agar tidak terhindar dari gambaran kuman.

Demikianlah sekilas tips menghilangkan bekas luka dan cara merawat luka luar dan luka bakar. Semoga bermanfaat.

advertisements

Tips Sehat

advertisements