Klasifikasi Sayuran Berdasarkan Bagian Tanaman

Klasifikasi Sayuran Berdasarkan Bagian Tanaman

Klasifikasi Sayuran . Siapa nan tak kenal dengan kegunaan makanan sehat nan terkandung sejuta kegunaan ini. Sayuran ialah salah satu nan termasuk ke dalam jenis bahan makanan nan di dalamnya terkandung mineral serta berbagai vitamin nan bisa menjaga kesehatan nan ada dalam tubuh kita. Apalagi buat Anda nan sedang enjalani program diet. Lemak nan terkandung dalam sayuran sedikit jadi kalau Anda mengkonsiumsinya dalm jumah banyak tetap aman.

Untuk menyajikan sayuran buat dikonsumsi tak harus melalui termin dimasak. Bahkan bila sayuran itu sering disajikan dalam proses masak terlebih dahulu akan mengurangi berbagai andungan nan ada di dalamnya contohnya saja nutrisi serta kandungan gizinya kan hilang. Jadi bila Anda menjadikan sayuran sebagai salah satu bahan makanan Anda sebaiknya proses pemasakannya tak usah terlalu lama.

Jadi bila Anda memakannya dengan cara sebagai lalapan nan astinya masih metah malah akan membawa kandungan nan sangat banyak nan diperlukan tubuh. Ini berlaku bila sayuran masih dalam keadaan nan segar.

Klasifikasi sayuran dapat terbagi dalam beberapa macam hal ini antara lain ialah berdasarkan kandungan dan nutrisi nan ada di dalam sayuran lalu berdasarkan manfaat beserta jenisnya. Selain itu juga mengklasifikasikan bahanmakanan sayuran itu dari berbagai segi antara lain ialah dari bentuk dari tanaman tersebut, serta dari rona nan dimiliki tanaman tersebut. Sayuran bukan hanya seperti brokoli, kangkung, kol, bayam , buncis melainkan juga dengan nan kita sering makan lainnya.

Hampir diseluruh belahan global terdapat katagori sayuran nan kira-kira mencapai 1000 macam spesies. Tetapi nan mempunyai nilai komersial nan tinggi tak semuanya paling hanya 50 spesies saja. Anda akan lebih mudah memilih sayuran nan bagus buat kesehatan baik Anda serta keluarga Anda dengan mengetahui berbagai klasifikasi nan ada dalm sayuran jai kandngan maupun nutrisi nan diperlukan tubuh bisa terpenuhi semuanya.

Kebutuhan serat nan dibutuhkan oleh tubuh kita bisa terpenuhi dari asupan makanan seperti sayuran. Untuk mengeluarkan kotoran nan bersifat sebagi racun di dalm tubuh kita dapat teratasi dari serat nan terkandung di dalam sayuranserta bisa memudahkan kita dalam proses penyerapan makanan dan melancarkan sistem pencernaan. Vitalitas tubuh Annda juga membutuhkan kandungan vitamin serta mineral nan ada dlam bahan makanan sayuran.

Mungkin memang rasa nan ada di dalam sayuran tak sama dengan berbagai maskan nan diantaranya ialah sea food, daging, ayam. Meskipun begitu kandungan nutrisi nan ada di dalam sayuran bisa menetralkan lemak yng biasanya banyak terkandung di kuliner nan olahannya itu sea food maupun daging.

Sama seperti hasil bahari nan kaya akan protein, sayuran pun juga kaya akan kandungan protein, seperti umbi-umbian dan kacang kedelai. Bila mengingat betapa kayanya nutrisi nan dikandung dalam sayuran, dijamin Anda tak akan mempermasalahkan rasanya nan kurang lezat.



Klasifikasi Sayuran Berdasarkan Kandungan Nutrisi

Kali ini nan harus Anda ketahui yaitu klasifikasi sayuran nan berdasarkan bagian dari kandungan nan dimiliki dalam sayuran diantaranya ialah :

  1. Umbi-umbian seperti kentang, ubi, wortel, bawang-bawangan kaya akan karbohidrat, protein dan kalori rendah lemak.

Makanan tau sayuran menurut klasifikasi sayuran jenis umbi-umbian memang terkadang dianggap sebagai makanan murah dan sepele. Salah satunya ialah ubi merah nan ternyata mengandung banyak nutrisi nan tidak dapat dipandang sebelah mata. Apa saja nutrsi dan khasiat ubi merah ini bagi tubuh?

Ubi merah merupakan salah satu jenis umbi jalar (Ipomoea Batatas) nan termasuk dalam famili Convolvulaceae . Syahdan ubi merah ditemukan penduduk Amerika Tengah di sebuah gua bernama Peruvian dan disebarkan hingga ke Eropa. Nah, di awal abad ke-16 barulah ubi merah menyebar ke India dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

  1. Kacang kedelai kaya akan protein, vitamin A, vitamin C dan vitamin B kompleks, niacin, asam pantotenat, biotin dan asam folat.

Kedelai nan dikenal sebagai makanan kaya serat ini juga mengandung lechitin nan dapat membangun kecerdasan dan daya ingat. lechitin ini sangat bermanfaat buat tumbuh bunga seorang anak, sebab memiliki kandungan nutrisi serta vitamin nan diperlukan seorang anak. Lechitin juga memiliki kandungan asam linoleat, asam linolenat, serta asam oleat nan amat sangat diperlukan dan dibutuhkan seorang anak guna tumbuh kembangnya, agar dia sehat, cerdas, dan pintar.

  1. Bayam, kangkung, lettuce, wortel juga kaya akan vitamin A dan kalsium serta zat besi.

Vitamin A, nan juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin nan berperan dalam pembentukkan indra penglihatan nan baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina.

Selain itu, vitamin ini juga berperan krusial dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh. Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh gambaran panas, cahaya matahari, dan udara. Oleh sebab itu disarankan jika memasak sayuran nan bervitamin A jangan lama-lama agar kandungan vitaminnya tak hilang.

Dalam pengolahan atau jika harus melalui proses pemasakan, sebaiknya tak direbus. Disarankan buat mengolah menggunakan microwave atau dengan cara dikukus. Hal ini sebab vitamin B mudah larut dalam air dan mudah rusak jika dipanaskan. Sebaiknya, simpan sumber makanan vitamin B dalam keadaan dingin di lemari es agar vitamin ini tetap terjaga.

Walau jumlah nan dibutuhkan oleh tubuh tak terlalu banyak, tetapi vitamin B nan memiliki jenis nan beraneka ragam bermanfaat bagi tubuh terutama dalam membantu tubuh mendapatkan energi. Dengan mengetahui jenisnya nan beraneka ragam dengan kegunaan nan berbeda, Anda bisa berusaha agar kebutuhan tubuh akan vitamin B tetap terpenuhi.

  1. Kol dan bunga kol kaya akan vitamin C.

Vitamin C ini mudah larut dalam air sehingga bila vitamin C nan dikonsumsi melebihi nan dibutuhkan, kelebihan tersebut akan dibuang dalam urine. Karena tak disimpan dalam tubuh, vitamin C sebaiknya dikonsumsi setiap hari.

Dosis nan rata-rata dibutuhkan bagi orang dewasa ialah 60-90 mg/hari. Tapi dapat juga lebih tergantung kondisi tubuh dan daya tahan masing-masing orang nan berbeda-beda. Batas maximum nan diizinkan buat mengkonsumsi vitamin C ialah 1000 mg/hari.

  1. Kacang-kacangan, bawang bombai, tomat, kembang kol, brokoli kaya akan zat pospor nan dibutuhkan buat pertumbuhan tulang.

Peran fosfor mirip dengan kalsium yaitu buat pembentukan tulang dan gigi dan penyimpanan dan pengeluaran energi (perubahan antara ATP dengan ADP). Pada umumnya jumlah fosfor nan dianjurkan buat dikonsumsi sebanyak 0,7 g per orang dewasa per hari, kira-kira sama dengan kalsium.



Klasifikasi Sayuran Berdasarkan Bagian Tanaman

Kali ini nan harus Anda ketahui yaitu klasifikasi sayuran nan berdasarkan bagian dari sayuran ini diantaranya ialah :

  1. Sayuran daun: bayam, kangkung, lettuce, seledri, kemangi, melinjo, daun singkong.
  2. Kubis-kubisan: kubis, brokoli.
  3. Biji-bijian: buncis, kapri, kacang panjang, kedelai sayur, kacang koro, gude, kacang tanah, polong.
  4. Buah: cabai, tomat, terong, paprika.
  5. Tunas batang: rebung, asparagus, jahe.
  6. Bunga: brokoli, bunga kol, kembang turi, kembang atau jantung pisang, kembang pepaya.


Klasifikasi Sayuran Berdasarkan Pigmen Yang Dikandung

Kali ini nan harus Anda ketahui yaitu klasifikasi sayuran nan berdasarkan pigmen nan terkandung dalam sayuran ini diantaranya ialah :

  1. Sayuran berwarna hijau seperti bayam, kangkung, seledri, dun melinjo, daun singkong, dan sebagainya kaya akan vitamin A, C, dan K nan membantu pembekuan darah dan pembentukan tulang. Mengandung unsur mineral seperti zat kapur, zat besi, magnesium, dan fospor. Sayuran nan berwarna hijau tua kaya akan karotenoid nan krusial buat memerangi radikal bebas.
  2. Sayuran berwarna ungu seperti terong, kol ungu, kentang ungu, bawang, kemangi ungu dan paprika ungu mengandung vitamin A, dan kalsium takaran tinggi. Sayuran berwarna ungu juga mengandung antosianin, resveratrol dan asam elagik nan bisa menangkap radikal bebas dan mencegah terserang penyakit kanker, diabetes dan agresi jantung.
  1. Warna kuning/oranye nan ada pada buah-buahan berasal dari zat nan bernama karotenoid. Dimana zat ini juga dipengaruhi oleh proses memasak nan normal atau perubahan pH (zat asam).
  1. Warna merah/biru pada klasifikasi sayuran beberapa buah dan sayuran (contoh: kubis merah dan buah blackberry) ialah karen zat anthocyanin, nan mana zat ini sensitif terhadap perubahan pH. Ketika pH dalam keadaan netral, pigmen berwarna ungu, ketika terdapat asam, menjadi merah, dalam kondisi basa, menjadi biru. Pigmen ini sangat larut dalam air.

Jadi selain Anda harus mengkonsumsi sayuran Anda juga harus tahu tentang klasifikasi sayuran. Selain buat menambah pengetahuan, Anda jadi tahu apa saja kegunaan sayuran nan Anda makan sehari-hari.

advertisements

Tips Sehat

advertisements